Penjelasan Mengenai Globe Valve dan Jenisnya

Globe valve adalah valve yang sistem penutupanya ke bawah, biasanya part (atau bagian) untuk menutupnya dinamakan dengan disk, dimana disk ini akan bergerak naik turun untuk menutup aliran dalan globe valve.

Globe valve termasuk jenis valve yang istimewa, karena kemampuan valve ini untuk throttling. apa itu throttling? kalau di bahasa indonesiakan adalah mencekik. throttling kalau di jelaskan dengan bahasa saya adalah kemampuan ia untuk membuka menutup aliran sesuai kebutuhan. Jadi valve ini bisa membuat alirannya sangat deras dengan membuka seluruhnya, bisa setengah, seperempat atau berapapun aliran yang kita inginkan, dapat kita dapatkan dengan mengatur besaran bukaan valvenya. Itulah namanya throttling, kemampuan untuk mengatur bukaan valve.

globe valve

Keuntungan mengunakan globe valve

Loh memangnya tidak ada jenis valve lain yang digunakan untuk throttling? ada memang jenis valve lain seperti gate valve, atau ball valve, namun ia tidak maksimal pengunaan nya untuk trotling. Lengkapnya, saya pernah membahas di perbedan ball valve, gate vale, dan globe valve. Pengunaan globe valve lebih popoler dibanding dengan gate valve, karena disamping ia memiliki fungsi throttling, keuntungan lainya dari globe valve adalah ia mampu membuka lebih cepat dibanding dengan gate valve? karena apa? karena jarak untuk membuka disk (bagian yang menjadi pentutup valve) lebih pendek dibanding dengan gate valve.

Globe valve memiliki keuntungan yang lain yaitu kemampuanya untuk menahan bocor, maksudnya ia lebih rekat di banding dengan jenis valve lainya. oleh karenanya, ia dapat di gunakan untuk tekanan tinggi atau dalam aplikasi volume aliran yang lebih besar. hal ini akibatnya juga berimbas dengan harga, karna adanya kemampuan safety yang lebih terjamin dan memiliki kemungkinan bocor lebih sedikit, harga globe valve cenderung lebih tinggi di banding dengan gate valve.

Susunan globe valve ini, sepintas sama dengan gate valve. dimana ia memiliki bonnet, seat dan stem yang juga di milik oleh gate valve. Loh apa pengertian dari masing masing part tersebut? sabar, saya akan membahas lebih dalam di alenia selanjutnya

Bagian bagian globe valve.

bagian bagian globe valve

1. Body Valve

Sesuai namanya, ini adalah body dari globe valve. atau kalau di terjemakan bahas kita, ini adalah badan nya. ia mencakup sebagian besar dari globe valve.

2. Bonnet

Bonnet adalah bagian dari valve yang terdiri dari packing box, steam seal dan jalur dari stem. bonnet ini adalah ruang (bagian) yang dapat di lepas nantinya untuk mengganti disk atau bagian internal lainya. bonnet juga berfungsi sebagai jalur dari stem agar ia bisa bergerak naik dan turun.

3. Stem

Stem merupakan bagian valve yang berbentuk batang, di stem ini terdapat ulir yang memungkinkan valve bisa bergerak naik dan turun untuk mentup. di bagian atas steam, kita bisa menyebutnya dengan handweel, atau menurut bahasa kita adalah stir karena memang bentuknya seperti stir mobil. ini yang nanti nya akan di pegang untuk memutar si valve.

4. Seat

Seat kalau diterjemahkan secara bahasa adalah tempat duduk. ya memang seat ini akan menjadi tempat duduk, tempat duduk bagi saiap? bagi disk yang naik turun. kalau disk ia bergerak naik dan turun karena fungsinya yang menutup valve, pada seat bagian ini adalah yang diam, ia berada di dalam body valve.

5. Disk

Disk adalah piringan yang bergerak naik dan turun yang berfungsi untuk menutup valve. disk ini akan memiliki bentuk yang berbeda beda yang merupakan dasar pembagian kita untuk jenis jenis globe valve. saya akan bahas lebih detail di bawah.

kelemahan penggunaan globe valve.

disamping memiliki keuntungan sistem throttling dan pembukaan cepat? apakah globe valve tidak memiliki kelemahan? tentu tidak juga.


Valve Throttle Action On/Off Function Isolate Function Bi Directional Flow Realiability of Valve Seal
Gate No Yes Yes Yes Excelent
Ball/Plug No Yes Yes Yes Very Good
Needle Yes Yes Yes No Excelent
Globe Yes Possible Yes No Good
Butterfly Yes Yes No Yes Poor
Relief No Yes N/A No Very Good
Check No Yes N/A No Very Good
Ball-Check No Yes Yes As Required Good
Automatic Control Yes Possible No Possible Average

Kelemahan dari globe valve ini adalah ia hanya bisa digunakan satu arah, ketika aliran nya dari arah yang berbeda maka valve ini tidak dapat berfungsi dengan sepmpurna. disamping itu kelemahan lain dari globe adalah karena bentuknya yang tidak sejalur dengan aliran, maka aliran dapat berubah arah dan itu akan mengakibatkan resistansi terhadap aliran dan dimungkinkan terjadi turbulensi. akhirnya ia akan menghasilkan presure drop yang lebih tinggi dibanding dengan gate valve.

Apa itu presure drop? presure drop adalah penurunan tekanan, tentu saja tekanan di sini adalah tekanan dari aliran fluida. jadi, kalau di kaitkan dengan penjelasan globe valve tadi, maka aliran yang keluar dari globe valve dibanding dengan gate valve maka tekanannya akan lebih rendah.

Jenis globe valve dari tipe Disknya

A. Needle valve

globe valve type needle
Needle valve, valve yang disk nya berbentuk jarum ini adalah salah satu jenis globe valve yang bisa digunakan untuk mengontrol aliran pada instrument. needle valve memiliki fungsi yang hampir sama dengan balvalve yang sudah di sebutkan, yang membedakan hanya ia presisi. valve jenis ini biasa digunakan untuk kalibrasi karena ia finely tuned, apa itu finely tune? ya kalau saya boleh mengistilahkan yaitu sangat mudah di setel atau di atur.

valve yang diambil namanya dari bentuk disk nya yang berbentuk cone (kerucut) dapat menahan tekanan yang sangat tinggi. ia bisa menahan sampai dengan 10000 psi pada temprature normal.

Apa yang menjadi alasan bahwa valve jenis needle ini bisa menahan pressure yang cukup tinggi? adalah karena bentuk nya. bukaan valve pada umumnya lebih kecil dibanding dengan keseluruhan body dari valve. dengan ruang yang kecil ini, maka prinsip oriffice terjadi. dimana aliran akan semakin besar namun tekanannya menjadi turun di sekitar ini. untuk memahami mengenai cara kerja orifice, silahkan baca artikel saya di jenis special flange, cari bagian mengenai orifice flange. disana saya menjelaskan mengenai cara kerjanya.

B. Parabolic globe valve & Plug globe valve 

Salah satu jenis nya lagi yaitu parabolic globe valve, karena memang bentuk disknya mirip seperti parabola.

jenis globe valve dari disk nya
image credit : http://babcockvalves.com

Yang termasuk jenis globe valve lagi adalah plug globe valve, dinamakan juga dari bentuk disknya. namun yang perlu di perhatikan adalah, plug globe valve ini berbeda dengan plug valve. saya menambahkan kata globe valve, supaya membedakan dengan plug valve biasanya. Untuk jenis plug valve, itu mirip dengan prisip kerja dari ball valve. lain kesempantan kita akan bahas detail mengenai ball valve.

Jenis Globe valve dari bodynya.

selain beberapa jenis atau perbedaan dari disknya, globe valve juga bisa di golongkan dari bodynya. untuk mempermudah pemahaman, saya buat gambarnya urut sesuai dengan penjelasannya, jadi sambil membaca bisa melihat gambar detailnya di bawah ini :


tipe globe valve dari bodynya
Image Credit: Valve Handbook

1. Tee pattern Globe valve

Jenis ini adalah yang paling umum, beberapa gambar yang sudah di tampilkan merupakan jenis dari tee pattern. Diman alirannya lurus, dan bentuk diafragmanya berbentuk Z (Z-shape).

2. Angle pattern Globe valve

Untuk angle valve, seusuai namanya ia berbentuk sudut (angle) 90 derajat. karakteristiknya ia memiliki karakteristik yang baik dalam menahan aliran pulsation. apa itu aliran pulsation? adalah sejenis aliran yang memiliki hentakan. Seperti keluaran kenalpon, gas itu menghentak dug dug dug, kurang lebih seperti itulah aliran pulsation hanya bedanya disini mengunakan fluida cair atau liquid.

3. Wye pattern Globe valve

Untuk wye glove valve, bentuk stemnya bersudut 45 derajat. seperti sebelumnya kita bahas kalau di globe valve ini memiliki presure drop yang tinggi, maka tipe wye ini adalah salah satu alternatifnya. Karean sudut wye yang 45 derajat, maka ketika valve membuka ia akan memberikan ruang yang relatif lurus untuk aliran fluidanya sehingga resistansi dari aliranya dapat berkurang.

Pengunaan dari globe valve

Beberapa pengunaan globe valve adalah karena alasan beriku:

  1. Untuk cooling water system, dimana aliran perlu untuk di atur 
  2. High-point vent and low-point drain dimana kebocoran (leak tighness) dan safety menjadi prioritas 
Saya pikir artikel singkat ini cukup untuk menjelaskan mengenai globe valve, lain kesempatan kita akan membas lebih dalam mengenai tipe valve lainya. Bila artikel ini bermanfaat, bisa di share di tombol di bawah agar tidak lupa dimana pernah membaca mengenai globe valve dan jenisnya.

Contoh Simbol Piping Instrument Diagram (PID)

Contoh Simbol Piping Instrument Diagram (PID)
Membahas mengenai Piping instrument diagram, tidak lepas dari namanya simbol simbol dari piping instument diagram itu sendiri, atau kita mengenalnya dengan sebutan PID Legend. karena basis nya PID itu ada di legend, semua informasi mengenai piping instrument diagram tersedia di legend.

Sebenarnya, legend dari Piping instument diagram itu berbeda beda tergantung dari projectnya, oleh karenanya simbol nya pun berbeda beda. Oleh sebab itu saya tulis di judul dengan kata "contoh", karena ini hanya untuk contoh, bukan untuk patokan. Sebagai gambaran kecil saja untuk memahami PID.

Untuk pembahasan mengenai piping instument diagram sendiri pernah saya bahas berkali kali di blog ini, salah satunya bisa di pelajari di cara memahami PID dan pengertian upstream dan downstream di PID. Di artikel kedua, saya melengkapi penjelasan dari artikel pertama mengenai contoh bagaimana membaca PID dan structurenya. Sekaran kita akan membahas sedikit mengenai simbol simbol PID.


Simbol PID dari Valve



Yang paling umum dan selalu ada dalam PID adalah simbol Valve, karena akan banyak sekali valve dalam PID. Simbol valve sendiri terdiri dari berbagai macam jenisnya, sesuai dengan bentuk dan fungsi valve itu sendiri. Dalam membaca simbol valve di PID, kita harus teliti dengan simbolnya, Soalnya simbolnya mirip mirip. Contohnya, Antara simbol globe valve dan ball valve, sama sama mengunakan bulatan hanya saja yang globe itu bulatannya hitam yang ball valve itu bulatannya isinya kosong (warna putih). Kadang suka tertukar kita dalam memahaminya, so belajar untuk di familiarkan.

Disini syaa tidak membahas mengenai pemlihan valve atau pengunaan valve, karena itu orang proses lebih tau dan kita akan fokus ke cara membacanya, terutama dari simbol valve itu sendiri. Untuk pengunaan valve, saya pernah menyingung sedikit di artikel perbedaan pengunaan ball valve, globe valve dan gate valve.

contoh membaca PID
Ok, sekarang kita belajar cara membaca simbol valve dari PID. gambar di atas adalah contoh dari konfigurasi control valve, dimana ia di keliling oleh banyak valve yang bisa di sebut dengan control valve set.

Kita akan membaca dari kiri ke kanan, maka setelah bypass line kita akan menemukan sebuah simbol flange dengan valve yang berupa Gate valve (tanda nomer satu dia tas valve, dan tulisan LO di bawah valve simbol), darimana tau kalau itu gate valve? silahkan lihat di gambar simbol simbol valve di atas, maka ia akan mengarah ke gate valve. terus ka arah kanan kita akan menemukan percabangan (ke arah bawah) dimana ia berfungsi untuk drain, Pertanyaannya dari mana tau kalau itu drain? karena ada simbol "D" yang menunjukan drain. disamping itu lihat tanda 1", ia manunjukan ukuran cabang dan valvenya yaitu satu inch, ukuran umum utuk drain. tipe valve di drain ini adalah lagi lagi gate valve, karena simbolnya demikian. Dan tanda NC di drain ini maksudnya adalah Normali Close, artinya dalam keadaan normal ia akan tertutup. Di bawah tanda valve dan di atas tanda D, ada sebuah garis yang bsia kita artikan itu sebagai blind flange. biasanya actulanya berupa plug atau penutup dari draini valve ini.

Beranjak ke sebelah kanannya lagi, akan ada tandar FC (fail Close), yaitu control valve. lihat tanda PCV! artinya presure control valve, sembuah valve yang mengatur pressure yang ada di dalam sistem pemipaan. Mengenai control valve, pernah saya jelaskan di artikel memahami cara kerja control valve

Sisi sebelah kanan nya lagi, kita akan menemukan konfigurasi yang hampir mirip dengan sebelumnya, jadi nda perlu saya bahas kecuali tanda spectacle blind. lihat tandar lingkaran hitam penuh di atas lingkaran hitam kosong (warana putih), ia menunjukan kalau spectaclenya dalam keadaan terbuka, artinya aliran fluida dapat masuk dan keluar sistem pemipaan. beranjak ke sebelahnya ada bypass line dan kemudian PG, PG adalah sebuah istrument yang kita kenal dengan Pressure gauge. PG ini adalah sebuah sensor yang nantinya akan di hubungkan dengan perlengkapan instrument yang pada akhirnya mengatur bukaan dari control valve, karena tipe control valvenya berjenis PCV.

Sekarang kita bahas bagian bawahnya dari line utama, kita bahas dari kiri ke kanan ya. dari kiri simbolnya adalah simbol dari gate valve, sebelahnya adalah globe valve (simbol valve yang ada bulatan hitam di tengahnya). dan lagi lagi ada spectacle blind dengan posisi open.

Simbol PID dari line


Simbol PID untuk lines
Line kalau di terjemahkan secara bahasa adalah garis, namun jangan di telan mentah mentah pengertian garis. Line di sini maksudnya adalah jalur, entah itu jalur pipa, jalur instrument atau jalur kabel lainya.  bebearapa simbol jalur yang umum adalah seperti di samping.

Masih membahas dengan latihan membaca PID, kalau kita jeli, gambar yang tadi kita bahas valvenya ada jenis line yang bentuknya satu garis lurus dan satunya lagi garis putus putus. dua garis lurus dan putus putus yang menyatu ini ternyata memiliki arti, yaitu traced line (sesuai simbol di atas).

Apa maksudnya traced line? kalau di lihat dari asal katanya, trace adalah jejak, sedangkan traced adalah di telurusri (supaya mudahnya, lihat google transalat).Maksudnya pipa utama ini di telusuri dengan sesuatu, biasanya koil atau apapun. Apa tujuannya? biasanya untuk menjaga agar si pipa tetap panas, misalnya dengan koil pemanas (istilahnya Electric Heat Tracing). Salah satu istilah lagi yang kita kenal dan saya pernah membahasnya, yaitu steam heat tracing

Simbol PID Piping items

Simbol Piping Items pada PID

Selanjutnya kita membahas piping item dari piping instrument diagram. Di sini ada beberapa simbol yang di gunakan, ia menunjukan komponen komponen pendukung untuk piping.

Misalnya, beberapa simbol strainer sepert Y strainer, T strainer dan Basket strainer, bisa anda lihat di atas. pertanyaanya? dimanakan biasanya simbol strainer ini di pasang? biasanya ia di pasang di sebelum pompa, yang tujuannya menyaring kotoran agara tidak masuk ke pompa. dan beberapa simbol lain yang bisa anda pelajari sendiri.

Simbol PID inline items


Simbol Inline Item PID
Mungkin di tempat lain pengertian atau klasifikasinya bisa berbeda, namun saya mengunakan istilah yang di saya dapat dari lengend PID yang saya gunkanan, yaitu inline items.

Di dalamnya terdapat, end cap, spectacle yang pernah di bahas sebelumnya, simbol blind flange dan juga simbol reducer. di lihat dari bentuknya, ternyata simbol reducer ada beberapa tipe dan tergantung pula pengunaanya. Mengenai reducer, saya pernah membahas nya di artikel berikut perbedaan penggunaan eccentric dan concentric reducer

Simbol Typical Line atau simbol aliran fluida


Simbol Aliran Fluida di PID
Sebenarnya agak susah ini dalam memberikan nama, di pid aslinya mengukana istilah "typical line hydraulic constraint arragement". Namun saya akan menyederhanakan dengan istilah simbol aliran fluida.

Di bagan ini, kita akan menemukan beberapa simbol yang simbol ini biasanya ada di atas line, contohnya adalah simbol slope di bawah.

Maksud dari slope seperti apa? slope di sini adalah aliran dimana pipanya sengaja di buat miring dengan perbandingan tertentu. kalau melihat contoh gambar di samping, tanda 1:500 di sini maksudnya, setiap jarak horizontal 500, maka ketinggianya naik (atau turun) 1 milimeter. Naik atau turunya, tergantung dari sibol segitiganya, dalam hal ini di arah flarenya lebih tinggi, dan slopenya mengarah ke (biasanya) KO Drum. Apa tujuan slope di sini? biasanya untuk fluida yang slope ini adalah fluida dua fase dimana ia selain mengandung gas juga dapat dimungkinkan terjadi kondensasi dan menghasilkan fluida berbentuk liquid.

Dalam kasus flare, fluidanya berbentuk gas namun sebagian berbentuk oil (liquid). Gasnya tersebut akan di bakar ke flare, sedangkan oil (liquidnya) akan kembali ke KO drum dimana ia akan ditampung. MEngapa di buat slope? karena dengan slope ini, seperti ilmu basic yang kita pelajari bahwa fluida akan mengalir dari tempat tinggi ke rendah, maka diharapkan oil ini akan mengalir kembali ke KO Drumnya, jadilah di buat slope.

Kalau gambar gambar di atas agak kurang jelas,anda bisa mendownload contoh simbol pid di bawah.

Pada link di bawah, saya akan berikan sedikit contoh untuk simbol simbol PID yang saya dapet dari salah satu sumber, namun karena sifatnya contoh, ada beberapa data yang saya sengaja sembunyikan, ya harap maklum. Namun tidak mengurangi isi dan contoh yang bisa di pahami dari simbol simbol PID. Silahkan download di link di bawah.

Download simbol piping instrument diagram

Download katalog ukuran flange ANSI/ASME B16.5

Dalam flange, sudah ada standard sendiri dalam ukuran flange nya. Salah satunya ANSI yang mengeluarkan standard untuk ukuran flange, ukuran flange ini adalah standard yang digunakan di amerika.

ANSI adalah singkatan dari American National Standards Institute, merupakan organisasi sukarela yang anggota terdiri dari pemerintah, sektor usaha, dan lain-lain di Amerika Serikat yang berkepentingan dalam membuat standard.

ANSI VS ASME standard flange

ANSI lebih dulu mengeluarkan standar untu ukurang flange lewat ANSI B16.5, namun standard tersebut kemudian di adopsi oleh ASME, sehingga lahirlah ASME B16.5. Beberapa mantap ANSI kemudian berpindah autoritas ke ASME, sehingga segala update standard akan di akuisisi oleh ASME. Singkat cerita, ANSI telah di gantikan oleh ASME. (mohon koreksinya kalau memang pemahaman saya ini salah).

ASME sendiri adalah ASME (American Society of Mechanical Engineering) adalah organisasi dari Amerika Serikat yang mempublis standart yang digunakan dunia teknik yang meliputi konstruksi dan inspeksi.

Table Flange Untuk Class 150

Katalog Ukuran Flange


NPS
(inches)
Flange Class 150
DoF
(inches)
No.
of
Bolts
BS
(inches)
DoBh
(inches)
BCD
(inches)
1 4-1/4 4 1/2 0.62 3-1/8
2 6 4 5/8 0.75 4-3/4
3 7-1/2 4 5/8 0.75 6
4 9 8 5/8 0.75 7-1/2
5 10 8 3/4 0.88 8-1/2
6 11 8 3/4 0.88 9-1/2
8 13-1/2 8 3/4 0.88 11-3/4
10 16 12 7/8 1 14-1/4
12 19 12 7/8 1 17
14 21 12 1 1.12 18-3/4
16 23-1/2 16 1 1.12 21-1/4
18 25 16 1-1/8 1.25 22-3/4
20 27-1/2 20 1-1/8 1.25 25
24 32 20 1-1/4 1.38 29-1/2

Note:

  • DoF = Diameter Of flange
  • BS = Bolt Size (Diameter of bolt)
  • DoBh = Diameter of bolt holes
  • BCD = Bolt Circle Diameter

Contoh di atas adalah table flange untuk class 150, table yang sederhana menunjukan Jumlah bautnya, ukuran diameter baut dan juga ukuran lubang bautnya, serta ukuran diameter dari flange.

Tabel diatas masih kurang detail karena tidak di lengkapi dengan tinggi dari flange facenya, berapa tebal flange nya, class flange lebih dari 150 dan lain sebagainya. Karena keterbatasan dalam menulis semua ukuran flange, maka akan saya bagikan saja tabelnya sehingga pembaca dapat mendownload dan melihat ukurannya secara detail.

1. Ukuran Flange Dengan Pipe Datapro


ukuran flange dengan pipe datapro
Sebenarnya, saya lebih familiar dengan pipe datapro untuk melihat ukuran flange. Karena apa? ia lebih mudah dan lengkap, kita tidak hanya mengetahui ukurang flangenya, melainkan kita juga tau :

  1. Berat flange, 
  2. Berat baut, 
  3. Ukurang Flange,
  4. Bentuk Flange

Sedangkan, semua data data di flange datapro ini tersedia untuk beberbagai pilihan atau klas, seperti :

  • ANSI Class (#150 ~ 2500#)
  • Flange Face (RF & RTJ)
  • Jenis Flange (welneck, slip on, blind flange, dll)
katalog pipe datapro

Tak hanya flange, data data seperti fitting atau pipanya pun ada di pipe data pro. Sayangnya, saya hanya bisa bercerita untuk yang satu ini. Mengingat, pengunaan pipe datapro sendiri harus mengunakan lisence, yang artinya software ini tidak gratis.

2. Katalog Ukuran Flange dari Eugen f. Megyesy

Berawal dari sering membaca, saya mendapatkan salah satu katalog flange dari buku mechancial hand book karangan Eugen f. Megyesy. Disamping karena dulu memang pernah mengerjakan mechanical, dan salah satu buku referensi yang digunakan senior saya ya buku nya Megyasy.

Apa hubunganya flange dengan mechancial? sebenarnya, flange juga di gunakan di mechanical, yang kita kenal dengan nozzle. Nozzle adalah flange, yang letaknya di ekuipment. Untuk lengkapnya, silahkan mampir di artikel saya perbedaan nozzle dan flange

Katalog ukuran flange di megyasy terbilang cukup lengkap, selain flange nya di bagi per rating, dalam pdf ini juga di bagi flange menjadi beberapa ukuran seperti.

  1. weldneck flange
  2. slip on flange
  3. blind flange
  4. Long welding neck flange

3. Katalog flange dari galperti 
Galperti adalah Vendor yang di dalamnya menjual Pipes, Flanges, Fittings and Valves. Perusahaan itali yang buka cabang untuk market indonesia.

Untuk mendapatkan ukuran flange, sebenarnya bisa kita minta di vendor, yang salah satunya galperti ini. Ia biasanya punya berbagai macam katalog productnya, termasuks salah satunya adalah flange.

Katalog yang akan saya share disini sebenarnya sudah termasuk katalog lama, mungkin dari galperti sendiri sudah menyediakan yang baru. Tapi terus terang, begitu saya shearching di google, sepertinya kesulitan untuk mendapatkannya. Jadi, walaupun katalognya termasuk lama- karena saya dapet dari senior saya- ya tak apa apa saya share. Barangkali memang akan ada yang membutuhkan suatu saat nanti.

Untuk yang ingin berkomunkasi dengan pt galperti, silahkan menuju ke webnya dengan alamat http://www.galperti.co.id/

4. Katalog flange dari Biagini Piero


Untuk katalog yang ini, terusterang saya kurang paham sepeti apa vendor flange yang satu ini. Tapi karena saya lihat katalognya cukup jelas dan detail, saya akan bagikan kepada anda.

Selain katalog flange, pdf ini dilengkapi dengan :

  1. Dimensi dari ring-joint facing,
  2. Dimensi ring-joint gasket
  3. Ukuran bolting
  4. Type finishing flange
  5. Toleransi flange


Untuk lengkapnya, dapat di download di : Katalog flange Megyesy | Katalog flange Galperti | Katalog flange Biagini P.

Piping Quiz 1, Pertanyaan dan Jawaban Tentang Pipa

Piping Quiz 1, Pertanyaan dan Jawaban Tentang Pipa
Setelah banyak membahas mengenai piping, sekarang waktunya untuk quiz. Quiz kali ini adalah tentang piping, dan jangan khawatir quiz ini bukan quiz buta yang tidak ada jawabanya. saya sudah mempersiapan untuk masing masing jawaban quiz piping. so silahkan mengikuti piping question and answers.

Namun, sebelum membuka jawaban (dengan meng ngecklik spoiler atau tombol "jawaban" quiz di bawah), hendaknya berusaha dulu untuk menjawab. kalau memang tidak bisa, ya cobalah untuk menerka. Setelah itu, silahan lihat kunci jawabannya di spoiler. semoga dengan quist ini bsa menambah pemahaman mengenai basic ilmu pipingnya.

quiz 1, Apa yang bedanya antara pipa dan tube?



Pipa pada umumnya berukuran besar panjang dan di batasi panjang spoll tertentu (misalnya 6 meter), sedangkan tube tidak di batasi oleh spoll. Untuk nominal ukuran pipa biasanya lebih kecil di banding dengan ukuran pipa yang sebenarnya (OD)nya, sedangkan pada tube, nominal size nya sama dengan ukuran aktual pada tubenya. Misalnya, diameter pipa 1¼ inch adalah 1.625 inch – sedangkan tube 1¼ memiliki diameter outsidenya 1.25 inch.

Perbedaan diameter antara Pipa dan Tube

ketebalan pada pipa di definisikan dengan schedule yang di atur dalam ASME B36.10. sedangkan ukuran ketebalan dari tube, dikenal dengan istilah bwg (istilah yang digunakan TEMA, tubular exchanger manufacturers association, yang memiliki kepanjangan yaitu birmingharm wire gauge)
Untuk pembahasan lengkap mengenai perbedaan ini, silahakan di pelajari di artikel saya perbedaan pipe dengan tube

quiz 2, Apa definisi dari NPS and OD pada pipa?




quiz 3, Pada ukuran berapa NPS pipa sama dengan ODnya?



quiz 4, Diantara jawabah di bawah, manakah yang tepat menunjukan OD pipanya?

  • a. 2 " = 51 mm
  • b. 1 " = 25.4 mm
  • c. 8 " = 200 mm
  • d. 4 " = 114.3 mm



quiz 5, Apa pengertian dari schedule pipa? Apa pengaruhnya pada OD, apa bila schedule pipa itu besar?




quiz 6, Bagaimana cara menghitung ketebalan pipa yang dibutuhkan? dan apa dasarnya?



quiz 7, Saya punya pipa Stainless Steel, 304 SS 10" dengan thicknes 9.27mm, berapa schedule nya?

  • a. Sch 40S
  • b. Sch 40



quiz 8, Jika Ada dua pipa, satu pipa Carbon Steel 4" dengan schedule 40 dan satunya 4" schedule 80. Pertanyaanya, mana yang memiliki nilai sagging lebih besar?



* Masih dengan pipa yang sama, mana yang lebih berat dan mengapa?



* Mana yang memerlukan support point lebih sedikit dan mengapa?



quiz 9, apa bedanya piping dengan pipeline?



quiz 10, di antara sambungan pipa di bawah, yang manakah sambungan pipa yang tidak memerlukan las lasan?

  • a. but weld joint
  • b. Sambungan Soket
  • c. Sambungan ulir
  • d. Sambungan flange
  • e. Sambungan spigot
  • f. Sambungan buttress


Quiz 11, berapa jarak minimal diantara dua las lasan pada sambungan pipa?



quiz 12, ketika semua desain parameter adalah sama, manakan thermal expansi pipa terbesar di antara jawaban di bawah 

  • a. Carbon steel
  • b. Stainless steel 
  • c. Duplex steel 
  • d. Cast Iron 
  • e. Galvanized Carbon steel.



Quiz 13, Standard panjang pipa adalah 18 feet?


  • A. Benar
  • B. Salah




Quiz 14, Bagaimana cara menghitung thermal expansi pada pipa?




quiz 15, apa yang di maksud dengan Steam Tracing?



quiz 16, berapa jarak pipa lurus untuk aliran downstream atau upstream orifice flow meter?



Saya kira, cukup untuk 16 question and answer mengenai pipa. Kalau memang ada yang keliru dalam jawawbannya atau mungkin ada pertanyaan, silahkan berkomentar di bawah, dan saya akan menghargai itu.

Lain kesempatan, kita akan bahas quiz mengenai fitting, flange, valve dan komponen lainya, so jangan lewatkan untuk berlanganan artike idpipe.com sehingga tidak terlewat untuk artikel yang mirip piping quiz ini.

Bagaimana Rasanya Kerja Di Perusahaan EPC

Bagaimana Rasanya Kerja Di Perusahaan EPC
EPC (engineering procurement and construction) adalah perusahaan yang bergerak di bidang perhitungan dan perancangan, pengadaan barang serta membangun apa yang telah di desain atau di rencanakan.

Engineering dapat di artikan sebagai perhitungan, di tahapan ini perusahaan epc mendesain dan menghitung sebuah fasilitas untuk unit pengolahan. Enginering adalah tahapan pertama dan yang paling kritis dari eksekusi dalam suatu project. Seperti halnya pemain musik, di enginering ia menuliskan sebuah musik yang akan selalu dimainkan dalam setiap tahapan project. Misalnya, tahapan procurement dimana ia mengadakan barang, ia akan mengadakan barang atau material sesuai spesifikasi yang telah di tetapkan oleh engineering. Tahap construction, ia membangun dan mendirikan sesuai sesuai dari gambar yang di produksi oleh engineering.

Mengambil istilah rekan sejawata saya bilang, dalam engineering product nya adalah kertas (atau sheet), namun untuk construction product nya adalah barang jadi. Itu yang membedakan engineering dan construction.

rasanya kerja di epc
Saya tidak akan membicarakan istilah EPC lebih dalam, anda bisa melihat di artikel saya Karir Sektor Industri Oil And Gas. Namun yang akan saya bahas di sini mengenai kesan dan pengalaman kerja di dunia EPC. Sedangkan untuk mengetahui tetang apa saja yang terjadi di dunia EPC secara detail, ada satu buku bagus yang saya rekomendasikan untuk anda.. yaitu karya Herve Baro, The Oil and Gas Engineering Guide.

Buku yang bagus, bukan cuma bagus tapi sangat bagus. Saya jusru banyak tambah pengalaman dari buku tesebut, ia menjabarkan detail dan juga general tentang apa saja tahapan yang terjadi di dunia EPC.

EPC merupakan gudangnya ilmu

Perusahaan EPC merupakan gudangnya ilmu, ilmu apapun yang anda pelajari di kuliahan, akan digunakan kembali di industri ini. Bahkan mungkin kurang, anda akan di paksa belajar dan belajar lagi di perusahaan ini.

Di EPC, untuk case case yang memang belum di temukan jawabannya, anda akan di paksa mau tidak mau menemukan jawabannya. Di sini kemampuan excel anda akan berkembang karena anda akan banyak menemukan data ribuan yang tak jarang juga anda diminta untuk menterjemakan rumus menjadi sesuatu yang sederhana mengunakan excel.

Saya punya senior yang kemampuan excelnya luar biasaya, ia bahkan bisa menterjemahkan output dari caesar yang hahya text menajadi Load load yang tersusun rapih, semuanya rapih dan langsung keluar dalam bentuk excelnya. Tinggal di print di A3, semua hasilnya langsung jadi. Ada juga yang outputan caesar stress summary, langsung tersusun rapih di excel dan sangat mempermudah dalam membuat report stress. Bener bener kemampuan excel yang sangat luar biasa.

EPC berbeda dengan industri lainya

Apa yang dimaksud berbeda? di EPC product nya plant atau sampai project itu selesai. Tidak semua harus berbentuk plant atau unit pengolahan si, ada kalanya industri EPC hanya mengunakan tahapan Engineering nya saja, yang namanya FEED.
Di feed, kita hanya merancang.
Ok kita bandingkan dengan perusahan lain sekelas industri otomotif, industri makanan atau apapun yang productnya adalah barang. Orang orang yang kerja di perusahan itu biasanya capenya di fisik. Karena ia di tuntut untuk menghasilkan atau meng asembly product. Teman saya yang bekas dari dunia otomotif bercerita, dulu dia kerjanya cape karena harus di target sekian product atau barang sehari. Bahkan kalau untuk ijin ke belakang saja sampai harus ada pengantinya sehingga line nya tetap jalan dan tidak tersendat.

Kemudian saya juga pernah bekerja di industri service, waktu itu productnya adalah AC. Walaupun kita di suruh belajar mengenai AC, kita tetap kerja juga dan me repair AC yang rusak atau butuh perawatan. Ujung ujungnya ke tenaga juga.

Di EPC, anda ada siklus pekerjaan. Satu project biasanya di mulai dari engineering dulu (pembuatan konsep) satu sampai dua tahun. Setelah itu masuk ke tahap konstruksi di lapangan. jadi selama dua taun itu anda akan bekerja di kantor, mengerjakan desain atau menghitung di di depan komputer. Istilah kerennya paper work.

Di samping itu, anda akan banyak membaca banyak spect dan requiment yang harus di terjemahkan menjadi desain, lagi lagi anda harus melihat di depan komputer lagi. Belum lagi komunikasi yang lebih banyak mengunakan email, lagi lagi anda harus melihat komputer. Jadi di epc, terutama dalam fase engineering, anda akan banyak bersahabat dengan komputer yang kadang tidak cuma satu layar, melainkan sampai dua layar anda harus hadapi setiap hari

Bekerja di depan komputer

karyawan epc saat di kantor
Masih berbicara tentang desain do EPC. Di tahap ini, karena kita mendesain dan kita membutuhkan tool atau alat, biasanya software autocad atau PDMS kalau untuk piping. maka kita akan banyak bekerja di depan komputer, melehakan dan cape memang terutama di bagian mata. Karena anda akan menghadapi komputer hampir 8 jam sehari, bahkan kalau memang sedang banyak banyaknya kerjaan, anda bisa sampai 10 jam lebih dalam sehari menghadapi komputer. Entah itu menghitung, atau sekedar mengiput data.

Seperti perbadingan dengan perusahaan lain yang saya bahas di point sebelumnya, di fase engineering. Akan banyak sekali menguras otak, mencari solusi dan lain sebagainya. Bahkan ketika saya mengerjakan stress analysis, kepala bisa jadi nyut nyutan karena di kejar target untuk menyelesaikan masalah dengan waktu yang singkat, belum lagi tugas yang tidak cuma satu. Jadi persiapkan benar benar otak anda. Karena di industri lain badan yang cape, di EPC bisa jadi kepala anda yang cape karena banyaknya problem yang harus di selesaikan.

di EPC, Anda punya kesempatan bekerja di lapangan

Beberapa pembahasan di atas, baru mengenai Enya (engineeringya) dari dunia EPC, kalau untuk procruitment mungkin saya tidak akan membahas banyak karena sudah ada bagiannya sendiri, dan saya tidak punya pengalaman mengenai pengadaan barang, jadi saya skip aja.

epc di lapangan saat erection vessel
Justru yang ada kolerasinya, kita sebagai desinger atau engineer itu di EPC akan akan sangat dekat ke Construction.
Ketika fase construction, beberapa tim engineering akan di kirim ke lapangan untuk mendampingi atau mem back up construction actifities. ada yang tetap bekerja di engineering atau ada yang di paksa untuk berubah menjadi construction.

Maksudnya? kalau anda tetap di engineering, anda akan mendesain dan menyelesaikan semua problem di lapangan dari kacamata engineering. Tempatnya saja yang berbeda, sekarang anda ada di site ( dilapagan). Karena dengan ada di lapangan, anda bisa melihat langsung case case yang terjadi seperti apa dan kemudian menyelesaikannya. misalnya, support yang clash, pipa yang clash, pipa yang belum terinstall atau adanya penambahan routing pipa. semua harus di hitung kembali oleh engineering.

Sedangkan yang di paksa untuk menjadi konstruction, maksunya bukan benar benar di pakasa seperti arti bahasanya. melainkan anda akan di pindah tugaskan menjadi CE atau yang sekelasnya. CE adalah construction enginer, orang yang menjembatani orang lapangan dengan engineering. karena di pekerjaan ini adalah sistem project dengan batasan waktu, maka semua progres harus di laporkan. CE inilah yang nantinya melaporkan progress apa saja yang sudah di kerjakan, apa yang belum dan kalau perlu ada yang lebih urgent, ia yang harus mengkoordinir orang orang lapangan agar menyelesaikan mana sistem yang lebih urgen.

Pengalaman kerja epc saat di lapangan
Di CE, anda akan belajar banyak hal tentang barang barang nyata. Berbeda dengan desain yang hanya menghadapi komputer atau studi literatur. Di construction, anda akan benar benar melihat flange, belajar semua hal mengenai flange, melihat proses penyambungannya, penyambungan pipa, pengelasan dan lain sebagainya. Anda akan bergaul dengan orang lapangan yang notabene meng eksekusi menjadi barang jadi. termasuk memindahkan pipa 24 inch, memasang vessel vertical pada tempatnya (erection vessel) dan lain sebagainya.

Di sini, anda akan merasakan environtmental semua yang ada di lapangan. Termasuk udara yang panas atau berdebu, cuaca dingin, aroma las lasan, aroma cat dan insulasi atau apapun. Bahkan, anda akan menemukan bahaya yang sama dengan orang lapangan temukan. Disinilah faktor savety benar benar di tegakkan. Makanya, tak salah kalau management bener bener strike untuk mengeluarkan orang yang bertindak tidak savety, untuk contoh agar yang lain pun aware terhadap keselamatan kerja. karena di dunia industri oil and gas itu banyak sekali resiko yang terjadi yang bisa fatal akibatnya, saya pernah membahas di ciri utama industri oil and gas

Waktu luang di kantor

lagi lagi saya ceritakan, kalau di EPC berbeda dengan industri lainya. Salah satunya yaitu waktu luang. Karena kita itu basenya project, maka kalau kita sedang dapat project, ya sedang sibuk sibuknya. Namun ada saatnya project belum turun atau kita belum di asigment, makanya itu saat senggang.

Di saat senggang, ada banyak orang mekakukan dengan cara berbeda. Ada yang santai sambil main hp, ada yang baca baca, ada yang ngobrol, ada yang keluar untuk menyelesaikan urusan perbankan atau apapun, dan yang paling ideal.. belajar. Ya, belajar otodidak, cari cari masalah sendiri dan kemudian mencari solusi sendiri. yang tekadang, masalah itu banyak, karena kita kerja memang berkeenaan dengan masalah desain, masalah stress dan lain sebagainya. Yang kadang, kita belum sempat mencari solusinya pada saat kerja (karena di kejar target untuk menyelesaikan masalah), dan di saat santai inilah kita membaca baca literatur yang berkeanan dengan porject atau masalah sebelumnya yang pernah kita hadapi.

Pernah saya mengalami hapir 2 bulanan idle, tapi saat idle ini bukan berarti libur.. ya hanya memang belum ada asigment. Tetap masuk seperti biasa, presensi (bukan absen ya, kata kata salah yang sudah terlajur berkembang di indonesia. biasanya mengukan kata "absensi".. padahal kalau di telaaah, absen kan artinya tidak masuk, jadi yang di data ya yang tidak masuk. Harusnya yang tepat adalah presensi, kehadiran).

Kalau pimpinannya cukup baik, biasanya ia memberikan tugas untuk presentasi. Sumber nya atau topiknya biasanya di tentukan dari pimpinan, yang kemudian semua perserta harus hadir dan mendengarkan presentasi tadi. Ada juga yang training, yang ahli dalam caesar, mengajarkan atau sharing kepada yang lain. Begitu pula yang ahli PDMS atau sofware lainya.

Kalau saya pribadi, dulu si waktu senggang sempat menulis nulis. Dan akhirnya lahirlah idpipe.com ini beberapa tahun lalu.

Enak ya ada waktu luang di EPC, ngangur di bayar istilahnya. Tapi jangan salah, karena basenya per project, kalau lama nda ada project, seperti akhir akhir ini dimana oil and gas lagi lesu, orang yang ngangur di kator itu menjadi beban perusahaan. Dan tak jarang ada PHK besar besaran, yang keliatan idle dikit udah siap siap masuk list lay off, dan banyak juga yang sudah hengkang dari EPC karena pengurangan karyawan. Jadi ada sisi tidak enaknya juga idle terlalu lama.

di EPC, welcome to disability

Dari tiga pilar oil and gas (owner, service company, dan EPC) di EPC, saya lihat ia lebih welcome terhadap orang orang yang memiliki disability. Ada beberapa yang memilki keterbatasan di kakinya, matanya atau telinganya, ia masih bisa bekerja dengan baik.

Soalnya, yang di gunakan kan sebenarnya adalah kemampuannya, bukan kesempurnaan dari kesehatannya. Sebenarnya peraturan kesehatan ini yang membuat saya sedikit mengganjal terhadap sistem pe-recruit-an di indonsia. memang benar kesehatan penting, tapi ga semua orang di beri kesempurnaan kesehatan. Jadi ada beberapa company yang begitu ketat dalam hal kesehatan, sehingga orang yang sedikit kurang sempurna jadi ga punya kesempatan untuk berkarir. Padahal akademik atau kemampuannya boleh di bilang cukup baik, tapi lagi lagi, karena kesehatannya tidak sesuai standar perusahaannya makanya di depak.

Padahal ya, yang paling penting dalam keja adalah attitude, kalau attitude nya bagus maka saat ia tidak sehat sekalipun, ia akan berusaha menyelesaikan dengan sebaik baikanya pekerjaan yang di tugaskan. Orang orang yang di beri kesehatan baik, belum tentu punya attitude yang sempurna. Ada yang kerjanya santai santai, ada yang kerjanya kalau ada bos doang dan lain sebagianya. Sayangnya, test mengenai attitude belum ada, yang ada hanya otak, otak, otak dan otak, yaitu psikologi dan akademis, bukan masalah sikap.

Satu lagi, kesehatan tidak bisa di raih. Memang kita bisa mengusahakannya dengan berolah raga, tapi kalau yang di Atas sudah menakdirkan sakit, ga bisa kita menolaknya. Harusnya keahlian, pengalaman dan kecakapan yang memang harus menjadi hirarki tertinggi dalam pekerjaan. Dan agak nya, itu masih berlaku di EPC ini.

Di saat masuk, anda akan di test seperti layaknya test pekerjaan lainya. Akademik, dan psikologi, terkhir wawancara. Untuk test kesehatan, beberapa perusahan EPC justru tidak melakukan test setau saya, kalau pun ada, hanya test ringan di klinik atau tempat yang di tunjuk. Biasanya, test kesehatan lainya akan ada saat pengangkatan karyawan tetap atau ketika anda di tugaskan ke lapangan, namun beberapa kejadian yang di ceritakan dari teman saya, seperti darah, paru paru atau mata yang di bawah standard. Masih bisa lolos dengan konsultasi ke dokter spesialis, dan kita di beri rujukan kalau kita masih bisa bekerja dengan layak.

Kemampuan bahasa inggris akan berkembang di EPC

Pada saat test kerja, anda memang akan di tanya dan di tantang kemampuan bahasa inggrisnya. Baik lisan ataupun tulisan, jangan kawatir, hadapi saja. Dan di sini, kemampuan bahasa inggris anda akan sangat bekembang. Karena dalam satu project anda akan menemui orang india, jepang, milan, korea, australia, inggris dan lain sebagainya yang akan berkeja bersama sama.

Dan mau ga mau anda akan belajar bahas inggris, skill anda akan benar benar terlatih di sini. Belum lagi literatur literatur dan bebeapa project requirement yang semuanya bahasa inggris, ya anda harus bisa.

Ingat, bahasa inggris itu adalah skil bukan knowledge (atau pengetahuan) seperti halnya IPA atau IPS. Bahasa inggris sama seperti halnya karate, yaitu skill. jadi manakala anda mengunakananya, anda akan berkembang dan sebaliknya kalu anda tidak mengunakannya, ya anda tidak bisa apa apa.

Bahasa inggris itu bukan pengetahuan yang bisa di pelajari di dalam kelas, perlu memang sebagai pembuka. Namun pada akhirnya skill anda yang menentukan, semakin di gunakan untuk berbicara, mendengar atau menulis, kemampuan bahasa inggris anda akan semakin berkembang.

Di EPC, anda bersaing dengan pendatang dari luar negeri

Satu hal yang perlu saya ceitakan, dan juga saya di beri wejangan oleh pipmpinan saya. bahwa skill kita, sebagai orang indonesia itu tidak kalah dengan orang orang asing yang di tugaskan di indonesia. Kita aja yang terlalu merendah, padahal ketika kemarin pengalaman saya dan teman teman ketika kerja bareng. Mereka (orang orang expatriat) juga sama aja, sama sama bodonya dan sama sama ga ngertinya. Kadang lebih kreatif kita dalam mengerjakan, apalagi masalah construction, kita jago untuk itu.

Yang membedakan, kita tidak bisa mengkomunikasikanya dalam bahasa inggris, itu lah yang jadi kelemahan kita. Sisanya, kita tu sama dengan mereka. Jadi bagi pembaca terutama adik adik yang memang belum tamat kuliah, atau yang baru mau masuk ke dunia oil and gas. Jangan patah semangat, dan jangan terlalu merendahkan siapa kita.

Sebenarnya saya juga di beri tugas untuk mampir ke kampus tempat saya menimba ilmu oleh pimpinan saya, untuk apa? untuk memberi wejangan dan mempersiapkan generasi generasi yang baru, kalau kita tu jangan mau kalah dengan bangsa lain. Kita itu sama, kita itu lebih baik dari mereka, jangan sampai porsi pegawai yang harusnya bisa lebih banyak untuk pegawai idonesia, justru jadi berkurang karena kemampuan kita yang tidak qualified dengan orang luar. Jadi, ayolah belajar mengenai dunia pemipaan dan sistemnya seperti apa, ayolah di latih kemampuan bahasa inggrisnya. sehingga, kita tidak di jajah di negara kita sendiri.

Orang orang asing yang kerja di negara kita, dengan kemampuan yang relatif sama dengan kita. itu di gaji berkali kali lebih besar dari pada kita sendiri, padahal kalau ada case, mereka tidak bisa bertindak taktis dan ujung ujung nya kita juga yang mengerjakan. Gaji doang gede, kerja minim dan makan banyak.. wah kalau tau mereka makan tu yang enak enak.

yang sedikit membedakan, mereka orang orang luar itu disiplin dan tanggung jawab. orang orang kita lebih banyak santainya dan sedikit kurang mengambil tangung jawab, padahal kita bisa mengenai hal itu. so kita tidak boleh kalah dengan mereka.

Bagaimana test masuk kerja di EPC?

Satu hal lagi yang ingin saya bahas, ketika anda akan masuk ke EPC. Anda harus siap siap dengan pertanaya mengenai akademik. Pertanyaan yang konseptual anda harus pahami, sepeti halnya di bangku bangku kuliah. saya pikir, mereka sudah pada lupa dunia kuliahan, ternyata tidak mereka malah masih paham dan detail seperti halnya dosen yang bertanya. hebat.

diagram siklus powerplant


Pertanyaan seperti siklus renkin, silus boiler, diagram powerplant, perhitungan mekanika teknik, siklu AC, dan berbagai macam pertanyaan tehnikal lagi. So, jadi siap siap saja. Mudah mudahan saya masih di berik banyak kesempatan dan kekuatan untuk menulis, insyaaloh lain kali saya ingin lengkapi tulisan di blog ini dengan piping quiz dan juga jawabanya. Salah satunya, sedang saya persiapakan yaitu piping quiz mengenai pipa.

Sehingga para pembaca bisa belajar dari sini, mohon doanya dan jangan lupa untuk langannan artikel idpipe.com supaya dapat update an terbaru.

Memahami Cara Kerja Control Valve

Memahami Cara Kerja Control Valve
Control valve adalah valve (keran/katup) otomatis yang dapat mengatur aliran dalam sembuah sistem pemipaan secara presisi.

Apa Fungsi Control Valve

Pada control valve biasanya ia berjenis globe valve, karena valve jenis globe ini dapat mengatur dan mengotrol valve, ia juga dapat berfungsi untuk throttling. Untuk mengetahui apa itu globe valve, saya akan membahas di artikel Perbedaan Ball Globe dan Gate Valve

Pada control valve, ia menggunkana sinyal yang di dapat dari instrument yang terpasang di sistem pemipaan kemudian ia akan di terjemahkan kedalam bukaan valve sesuai kebutuhan dari jumlah alirannya. Dengan control valve, ia dapat melakukan berbagai fungsi yang biasanya untuk mengontrol jumlah aliran atau untuk membatasi tekanan di dalam sebuah sistem pemipaan.

Skema Control Valve


Satu Set Control Valve Terdiri dari

Berbeda dengan jenis valve yang lain, dimana untuk valve akan di pasang sendiri (tunggal, tidak memerlukan sistem atau unit tambahan). Di dalam control valve ia harus di susun dengan komponen lain agar ia optimal dalam pengunaanya. Satu paket control valve (bisa di istilahkan dengan control valve set) biasanya terdiri dari valve (tidak hanya control valve namun ada jenis valve lainya), fitting dan pipa yang di tempatkan di fondation atau platform. Pertanyaan sederhana, kenapa ia di taruh di fondation atau platform? karena suatu saat butuh di operasikan atau di maintenance, control valve ini mudah untuk di bongkar dan di pasang kembali.

Satu Set Control Valve
image from oilandgasclub.com

Konfigurasi Control valve

Sekarang kita berbicara mengenai konfigurasi dari control valve. lihat gambar di atas, yang di tengah adalah control valve yang biasanya berupa globe valve yang mengunakan penumatik atau hydrolic akuator untuk mengatur jumlah flow rate secara otomatis. Pertanyaanya, apakah yang di maksud dengan akuator?

Akuator adalah istilah yang di gunakan untuk alat yang mengubah dari aliran baik dari hidrolik atau penuamatik menjadi sebuah gerakan, yang dalam hal ini gerakan si valve. Prinsip akuator berkebalikan dengan pompa, kalau pompa ia dari gerakan mekanik (gerakan motor) menjadi sebuah aliran fluida, sedangkan akuator merubah dari aliran fluida menjadi gerakan mekanik. Paham ya mengnai akuator, sekarang kita kembali ke control valve.

Block Valve

Seperti di sebutkan sebelumnya, yang tengah adalah control valve, Sedangkan di samping kanan dan kirinya adalah block valve. Block vale ini digunakan untuk memblokir (menutup) aliran manakana nantinya control vale di bongkar untuk di maintenance. kalau anda mengenal istilah DBB, double block and bleed, susunan seperti ini termasuk DBB secara sistem karena kedua valve yang di kanan di kiri control valve berfungsi untuk mem block aliran.

Bypass system and valve

Satu lagi bagian dari sebuah sistem control valve, yaitu bypass valve. Sesuai namanya, sistem ini gunakan untuk membypass aliran sewaktu contol valve di maintenance (ketika dua block valve ditutup, maka aliran dalam sistem melalu bypass ini). Di bypass valve, entah itu dari globe valve, plug valve atau ball valve ia berlokasi di samping dari control valve. By pass valve ini dalam kondisi normal adalah di tutup, atau normaly colse. Namun pada saat di gunakan, bypass valve akan di buka secara manual.

Drain System

Salah satu komponen dari sebuah control valve sistem yang terakhir adalah drain. drain ini digunakan untuk mengeluarkan oil atau fluida yang ada di control valve sebelum di maintenace. Seperti di ceritakan sebelumya, ketika akan di maintenace maka block valve akan di tutup dan by pass valve akan dibukan. Nah sebelum control valve ini benar benar di lepas, maka drain ini di buka agar sisa fluida atau oli yang ada di sekita control valve tidak berceceran jatuh, melainkan jatuh melalui drain. Menyambung dengan istilah DBB sebelumnya, fungsi block nya dari block valve tadi, dan di drain inilah fungsi bleed, yaitu mengeluarkan sisa oli di dalamnya.

Silahkan klik link berikut untuk melihat animasi contol valve dari instrumentationtools.com
Contoh PID Control Valve

Mengapa dibutuhkan control valve?

Process plant terdiri dari ratusan bahak ribuan control loops yang semuanya berkerja bersama untuk mengahsilkan produck yang akan di jual. setiap kontrol loop di desain untuk menjaga variabel prosses yang amat penting seperti pressure, tekakan, aliran, level dan lain sebagainya, sesuai dengan range operasi yang dibutuhkan agar hasil akhirnya memuaskan. setiap loop menerima dan merespon gangguan yang dapat merusak varibale dari proses pengolahan.

Untuk mengurangi akibat dari beberapa gantuan, sensor dan pemancara mengambil informasi dari variable proses untuk menentukan titik acuannya. Kemudian kontroler akan mengolah informasi tersebut kemudian memutuskan apa yang harus dilakukan agar varibel proses dapat berada pada titik yang di inginkan setelah semua ganguan itu terjadi. yang pada akhirnya akan menghasilkan keputusan berapa besar valve harus di buka agar pressure, aliran sesuai yang di harapkan oleh proses.

Tipe-Tipe Control Valve


  • PCV - Pressure Control valve
  • TCV - Temprature control valve
  • FCV - Flow control valve
  • LCV - Level control valve
  • XV - Isolation control valve
  • XCV - High pressure control valve
Sebenarnya tidak perlu di jelaskan mendetail, dari beberapa jenis control valve di atas, kita bisa memahami fungsi control valve tersebut darinamanya. Misalnya, PCV, berarti valve ini digunakan untuk mengatur Pressure atau tekanan. TCV, berarti control valve ini digunakan untuk mengatur temprature di dalam sebuah sistem pemipaan. FCV, sesuai namanya ia mengatur jumlah aliran.

LCV - untuk LCV, atau level control valve, ia digunakan untuk mengatur level (tinggi atau kapasitas fluida dalam sebuah tangki). ilustrasinya seperti berikut, dengan pengunaan LCV ini, maka tidak di perlukan lagi operator yang mengatur valve agar tinggi fluida sesuai yang di harapkan.

Berikut adalah beberapa data tambahan yang saya dapat dari www.wermac.org mengenai beberapa tipe control valve dari jenis valvenya. Di sertakan pula penjelasanan mengenai fungsinya, silahkan lihat tabel di bawah.

Valve type Service and Function
IOS TH PR DC
Gate YES NO NO NO
Globe YES YES NO YES (note 1)
Check (note 2) NO NO NO
Stop check YES NO NO NO
Butterfly YES YES NO NO
Ball YES (note 3) NO YES (note 4)
Plug YES (note 3) NO YES (note 4)
Diaphragm YES NO NO NO
Safety Relief NO NO YES NO
Valve type IOS TH PR DC
Service and Function

Keterangan:
  • DC = Directional Change
  • IoS = Isolation or Stop
  • PR = Pressure Relief
  • TH = Throttling

Notes:

  1. Only angle-globe valves can be used for a 90-degree change in direction of flow.
  2. Check valves (other than the stop-check valves) stop flow only in one (reverse) direction. Stopcheck valves can be and are used as stop, block, or isolation valves, in addition to being used as a check valve.
  3. Some designs of ball-and-plug valves (contact the valve manufacturer) are suitable for throttling service.
  4. Multiport ball-and-plug valves are used for changing the direction of flow and mixing flows.

Kenapa tidak control valve ukurannya besar?

Kalau di perhatikan dengan seksama, biasanya dalam satu set control valve ia terdiri dari atau di lengkapi dengan reducer. Dimana reducernya berupa eccentric dengan tipe bottom flat (silahkan pelajari artikel perbedaan penggunaan eccentric dan concentric reducer)

Yang kadang menjadi pertanyaan saya, kenapa harus mengunakan reducer? (berarti ukuran si control valve nya lebih kecil dari main pipe (pipa utama)nya). Kenapa tidak dibuat saja control valve yang ukurannya besar? sehingga mengurangi biaya pengunaan fitting reducer.

Ternyata, pemilihan control valve sendiri itu ada hitungannya, ada pertimbangannya seperti di bawah ini.

  1. Perlu di ketahui berapa tingkat penurunan pressurenya 
  2. Berapa Keluaran pressure atau flow yang di harapkan, dari sini nanti akan dapat perhitungan velocity yang mana harus kurang dari sonic sound.
  3. Sound power level nya musti kurang dari 150db
  4. Noise levelnya musti kurang dari 80db
  5. Semakin besar ukuran control valve, akan semakin mahal 

Dari beberapa pertimbangan di atas, nanti akan di dapatlah berapa ukuran yang pas untuk control valvenya. Saya bukan ahli yang dapat menghitung ukuran control valve, namun ada departemen atau bagian tertentu yang mengurusi control valve. Semoga penjelasan singat ini, dapat menambah pemahaman mengenai Cara Kerja Control Valve.